KKMA Lamongan Gelar Raker Kepala Madrasah dan Lokakarya Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta

Lamongan – Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (KKMA) Kabupaten Lamongan menggelar Rapat Kerja Kepala Madrasah yang dirangkaikan dengan Lokakarya Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), bertempat di Dapur Lamongan, Kamis (12/2/2026).

Ketua KKMA Kabupaten Lamongan, H. Abd. Rouf, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Lamongan, narasumber, serta seluruh peserta yang hadir. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman sekaligus menyamakan persepsi para Kepala Madrasah terkait implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) di lingkungan Madrasah Aliyah.
Menurutnya, Kurikulum Berbasis Cinta bukan sekadar konsep, melainkan harus diwujudkan dalam praktik pembelajaran sehari-hari.

Sementara itu, Kepala Kankemenag Kabupaten Lamongan, H. Mohammad Muhlisin Mufa, dalam arahannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) sejalan dengan Program Asta Protas Kementerian Agama, khususnya dalam mewujudkan pendidikan yang unggul, ramah, dan terintegrasi. Menurutnya, madrasah harus menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi peserta didik untuk tumbuh dan berkembang, tidak hanya secara akademik, tetapi juga dalam pembentukan karakter dan penguatan spiritualitas.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa implementasi KBC menuntut peran aktif kepala madrasah sebagai instructional leader atau pemimpin pembelajaran. Kepala madrasah diharapkan mampu menggerakkan seluruh warga madrasah dalam membangun budaya sekolah yang berlandaskan nilai-nilai cinta, toleransi, moderasi beragama, serta kepedulian terhadap lingkungan.

Di akhir arahannya, Kepala Kankemenag berharap melalui lokakarya ini para Kepala Madrasah dapat menyusun langkah-langkah strategis serta rencana tindak lanjut yang konkret dalam mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta di madrasah masing-masing. Ia mengajak seluruh peserta untuk berkomitmen bersama menjadikan madrasah sebagai pusat pendidikan yang tidak hanya mencetak generasi cerdas, tetapi juga berakhlak mulia dan berjiwa cinta tanah air.

Leave a Comment